Semenjak pemilihan presiden AS tahun 2016 'fake news' telah menjadi ciri khas tersendiri dalam mencari keuntungan dalam mencari uang. Tapi apa arti istilah sebenarnya dari berita palsu ini dan bagaimana caranya untuk membedakan berita palsu dari kenyataan di dalam berita?

dilansir dari: skillsyouneed.com kabar buruknya yaitu 'berita palsu' ini sering membodohi seseorang didalam pemberitaannya dan sering kali kamuflasenya dapat membuat orang lain percaya, meskipun demikian berita palsu dapat sesekali mudah untuk diketahui jika mencari kebenaran dari sumber berita itu sendiri bilamana kita mau untuk menelisik lebih dalam akan berita hoaks tersebut.

berpikir kritis terhadap berita hoaks
Pexels.com / Negative Space





Halaman ini akan menjelaskan bagaimana caranya agar dapat menerapkan teknik berpikir kritis pada kemunculan berita hoaks dan mengurangi kemungkinan mempercayai berita hoaks, atau setidaknya dapat mulai paham jika 'tidak semua yang kita baca itu adalah benar'.

 Apa itu Berita Hoaks?


Berita hoaks adalah berita mendalam yang hanya ditujukan untuk meraup pundi-pundi keuntungan berupa uang, traffic pengunjung dan belum tentu akan kebenarannya, atau tidak mengandung unsur kenyataan, dengan maksud agar para pembaca sengaja disesatkan dari kenyataan benar berita itu sendiri.

Berita hoaks/palsu itu sendiri menjadi sangat viral ketika pemilihan presiden AS dengan para pendukung kedua kubu, pemihak men-tweet informasi palsu dengan harapan dapat mempengaruhi pemilihan. Meskipun itu bukanlah hal baru lagi.

 "Laporan Kematian yang terlalu berlebihan."

Pada mei 1897, Mark Twain, seorang penulis berkebangsaan Amerika, sedang berada di London. Rumor mencapai AS bahwa dia sangat sakit dan kemudian, jika dia telah meninggal dunia. Dalam secarcik surat kepada Frank Marshall White, seorang jurnalism yang menanyakan kesehatanya, Mark Twain memberi saran bila desas-desus itu dimulai dari sepupunya yang memiliki nama keluarga sama dan sakit beberapa minggu sebelumnya. Dia mencatatnya dengan biasa ke White. 

" Laporan kematianku sangat berlebihan".

Meskipun demikian, semua itu telah banyak laporan masuk di AS pada saat itu, dengan satu koran bahkan percetakan berita kematian.
Berita Hoaks menjadi tidak jika:
  • Artikel itu berada di situs yang bersifat menyindir atau hanya sekedar lucu-lucuan, atau publisitas terkait, yang mengomentari berita dengan sifat menyindir mereka, karena itu hanya dimaksudkan untuk memberi informasi yang sekedar menghibur, bukan untuk memberi informasi yang salah;
  • Apapun yang terlihat jelas bila 'semua orang sebelumnya sudah tahu darimana akarnya' (sering kali digambarkan menggunakan tulisan 'ini bukan berita nyata'); atau
  • Artikel yang berisikan konten yang tidak banyak persetujuan.
Niat sesungguhnya di balik pemalsuan berita hanya untuk menyesatkan dan hanya sekedar mencari traffic/pundi-pundi keuntungan dari website terkait.

 Kenapa Berita Palsu sangat Bermasalah?


jika berita hoaks sudah menjadi lama keberadaannya, lantas mengapa tiba-tiba saja menjadi masalah besar?

Jawabannya adalah sekarang ini dengan adanya media sosial tidak dapat dipungkiri lagi jika berita hoaks yang kredibel bisa sangat cepat penyebarannya.

Karena itu pentingnya untuk kita selalu waspada akan potensi buruk terjadi bila tiba-tiba muncul berita hoaks yang tersebar dan untuk memastikannya bahwa tidak ada yang terpengaruh akan berita hoaks

Cara Menemukan berita hoaks

Sangat disayangkan untuk saat ini memastikan jika ada berita yang muncul pada hari itu, apakah itu termasuk berita hoaks atau bukan sulit sekali untuk ditebak.

Hanya saja terkadang sebuah cerita di dalam sebuah berbeda mungkin jelas ada kesalahan misalnya dalam penyampainya, misal ada beberapa pengisian yang salah terhadap ketikannya atau kesalahan dalam pengejaannya, juga bisa kesalahan dalam penggunaan format kepenulisan. Namun, seperti mengirim surat email, beberapa berita hoaks sangat halus dan teliti dalam membuatnya.

Facebook yang sering sekali sebagai wadah dalam menyebarkan konteks hoaks mengeluarkan panduan umum cara untuk menemukan berita palsu pada Mei 2017 lalu. Nasehatnya berkisar dari yang jelas hingga mengeluarkan cara yang tidak begitu banyak orang yang tau. Berikut kiat-kiat yang di keluarkan oleh facebook meliputi:

  • Selidiki asal muasal berita.
Waspadai cerita yang ditulis oleh beberapa sumber yang tidak dikenal, dan selalu periksa situs web yang mereka informasikan untuk lebih lanjut. Cerita dari sumber berita tersebut apakah bisa dipercaya atau tidak. Seperti Surat Kabar atau penyiaran berita nasional yang lebih cenderung telah diverifikasi dan diperiksa oleh pihak jurnalis. Penting juga melihat url siapa itu terdapat link yang mengandung phising hanya untuk memastikan url yang terlihat itu dari organisasi berita yang asli. 

  • Gali lebih dalam beberapa berita yang muncul.
Lihatlah klaim beukti yang mendasar pada artikel tersebut, dan periksa apakah pemberitaan yang mereka tayangkan tampak kredibel atau tidak. Jika tidak ada sumber yang diberikan dari mana asal mereka dalam mengambil berita tersebut atau sumber dari pakar yang tidak berkenal saatnya untukmu bersikap skeptis.

  • Periksa apakah ada berita lain yang dapat menambah kebenaran berita tersebut.
Terkadang, bahkan sumber berita yang dapat diandalkan belum tentu benar adanya dan seakan-akan membuat kita menjadi terbawa terhadap berita tersebut sehingga membuat kita lupa untuk memeriksanya kembali. Tetapi satu pemeriksaan yang sangat baik yaitu untuk menanyakan apakah sumber-sumber terpercaya lainnya juga membawakan cerita yang sama atau tidak. Jika iya, kemungkinan berita itu benar dan jika tidak, kita perlu untuk meragukannya.

Saran Facebook bermula untuk membaca berita secara kritis

Semua itu tidak berarti mencari kekurangan mereka atau mencoba untuk mengkritik mereka. Meskipun ini bisa menjadi landasan bagian dari membaca dan berpikit kritis. Sebaliknya, berarti semua itu harus ada penerapan dalam berpikir logis dan alasan yang jelas pada pemikiran dan bacaan kita, sehingga kita dapat membuat penilaian yang masuk akal tentang apa yang sebenarnya kita baca ini.

Dalam praktiknya, semua ini berarti meningkatkan kewaspadaan terhadap kenapa artikel itu ditulis, dan apa yang penulis ingin kita rasakan, pikirkan, atau bahkan perlakuan sebagai hasil dari membacanya. Bahkan cerita yang akurat mungkin telah ditulis dengan cara yang dirancang sedemikian rupa sehingga mengarahkan kita ke sudut pandang atau perbuatan tertentu.

Penutup untuk kita tentang berpikir kritis terhadap Berita Hoaks

Berita hoaks menyebar sangat cepat sehingga kita semua sangat menyukai sebuah gagasan untuk menyebarkan kepada orang-orang, sesuatu yang belum mereka ketahui, sesuatu yang sangat viral, dan karena kita ingin berbagi sudut pandang tentang dunia ini sehingga mirip seperti berita gosip pada umumnya.

Seperti yang terjadi pada gosip palsu, berita hoaks juga bisa sangat berbahaya. Lain kali, sebelum kita mengklik 'bagikan' atau 'meretweet' sebuah berita, luangkan waktu sejenak untuk memikirkan apakah berita yang ingin disebarkan itu benar atau tidak. Bahkan jika Anda berpikir bahwa itu benar, pertimbangkan kemungkinan dampak dari penyebarannya. Apakah akan menyakti seseorang jika berita tersebut ternyata memang benar salah?

Jika demikian, Adanya baiknya jangan pergi kesana dan pikirkan matang-matang sebelum Anda membagikannya.

0 Komentar